News
100 Mushaf Alquran Salurkan untuk Hidupkan Pengajian di Masjid Peunaron
3 hari yang lalu
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, pada November lalu tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga dampak spiritual bagi warga. Banyak masjid dan mushalla yang mengalami kerusakan parah, termasuk mushaf Alquran yang tidak lagi layak pakai karena terendam air.
Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Aceh Timur melalui Camat Peunaron, Muhammad Ishak, menyalurkan 100 mushaf Alquran ke masjid-masjid yang terdampak banjir. Bantuan ini difokuskan pada wilayah dengan tingkat kerusakan tertinggi, seperti Peunaron Baru, Peunaron Lama, dan Arul Pinang.
Upaya Pemulihan Spiritual
- 100 mushaf Alquran disalurkan untuk menggantikan yang rusak akibat banjir.
- Bantuan juga mencakup sajadah dan peralatan ibadah lainnya.
- Masjid Al-Azhar dan mushalla di Gampong Sri Mulya menjadi salah satu penerima bantuan.
Harapan untuk Ramadan
Pemerintah berharap bantuan ini dapat memotivasi warga untuk kembali menghidupkan syiar Islam di masjid, terutama untuk kegiatan tadarus selama Ramadan. Tgk Ahmad Syafi’i, Imam Besar Masjid Al-Azhar, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berusaha pulih dari trauma bencana.
Dampak Jangka Panjang
Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana ini diharapkan dapat memperkuat kembali kehidupan spiritual warga Peunaron. Dengan fasilitas ibadah yang memadai, warga dapat lebih mudah menjalankan kegiatan keagamaan dan mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadan.
