News
Hilal Ramadhan 2026 Tak Terlihat di Aceh, 1 Ramadhan Jatuh pada 19 Februari
17 Februari 2026 04:26
Hilal penentu awal Ramadhan 1447 Hijriah tidak terlihat di Aceh pada Selasa, 17 Februari 2026. Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi, hal ini disebabkan oleh posisi hilal yang berada di bawah ufuk dengan ketinggian -0,97 derajat dan elongasi geosentrik 0,93 derajat.
Dengan kondisi ini, 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Warga Aceh diimbau untuk mempersiapkan diri, baik fisik maupun mental, menyambut bulan suci.
Kondisi Hilal di Aceh
- Ijtima' awal Ramadhan terjadi pada pukul 19:01:07 WIB pada 17 Februari 2026.
- Ketinggian hilal di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar adalah -0,97 derajat di bawah ufuk.
- Matahari terbenam pada pukul 18.52 WIB, sementara bulan terbenam lebih dahulu pada pukul 18.48 WIB.
Dampak dan Persiapan
- Bulan Sya’ban 1447 H akan diistikmalkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026.
- Kegiatan edukasi mengenai kondisi hilal akan digelar di Gedung Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga.
- Keputusan resmi menunggu pengumuman Menteri Agama yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.
