Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Kerangka Korban Banjir Aceh Utara Ditemukan di Kebun Warga Setelah Dua Bulan

23 Januari 2026 17:49

Kerangka seorang wanita muda bernama Mawardiah (18) yang hilang sejak banjir bandang di Aceh Utara pada November 2025 ditemukan di kebun warga setelah hampir dua bulan. Penemuan ini mengakhiri pencarian panjang dan mengonfirmasi identitas korban melalui ciri-ciri fisik.

Aparat kepolisian dan warga setempat segera mengevakuasi jenazah untuk dikembalikan kepada keluarga. Kejadian ini menyoroti dampak jangka panjang bencana alam di Aceh Utara.

Penemuan Kerangka Korban Banjir

  • Mawardiah (18), warga Gampong Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye, ditemukan dalam kondisi kerangka di kebun warga Gampong Biram Rayeuk.
  • Penemuan dilakukan oleh pemilik kebun, Asnawi, yang melihat bentuk menyerupai kaki manusia di area kebunnya.
  • Identitas korban dipastikan melalui ciri-ciri fisik oleh warga dan keluarga.

Evakuasi dan Penanganan

  • Personel Polsek Tanah Jambo Aye bersama warga setempat mengevakuasi jenazah dan membawanya ke rumah korban.
  • Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto mengonfirmasi penemuan dan proses identifikasi.

Dampak Banjir Bandang

  • Banjir bandang pada 27 November 2025 menyebabkan hilangnya Mawardiah dan kerusakan di beberapa gampong di Aceh Utara.
  • Penemuan ini mengingatkan kembali akan risiko bencana alam dan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat.

Refleksi untuk Masyarakat Aceh

  • Kejadian ini menyoroti pentingnya sistem peringatan dini dan penanganan bencana yang efektif.
  • Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siap menghadapi potensi bencana alam di masa depan.

Dengan penemuan ini, keluarga Mawardiah akhirnya dapat memakamkan jenazah dan menutup babak pencarian yang panjang. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan dampak jangka panjang bencana alam di Aceh Utara dan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko serupa di masa depan.

Dengan demikian, penemuan kerangka Mawardiah tidak hanya mengakhiri pencarian panjang, tetapi juga menjadi refleksi bagi masyarakat Aceh Utara untuk lebih siap menghadapi bencana alam.

Kerangka Korban Banjir Aceh Utara Ditemukan di Kebun Warga Setelah Dua Bulan
0123456789