News
IKADI Aceh dan Rumah Amal USK Bantu Pemulihan Rumah Warga Pascabanjir di Bireuen
20 Januari 2026 15:36
Banjir yang melanda Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, meninggalkan dampak yang cukup parah bagi warga setempat. Rumah-rumah, termasuk rumah guru mengaji, serta fasilitas umum seperti masjid, masih dipenuhi lumpur dan sisa material banjir. Untuk membantu pemulihan, IKADI Aceh dan Rumah Amal USK melakukan aksi bersih-bersih dan pemulihan lingkungan.
Aksi sosial ini melibatkan 18 relawan dan berlangsung selama enam pekan, dari 12 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan dipusatkan di Gampong Raya Tambo dan Gampong Raya Dagang, dengan fokus pada pembersihan rumah warga dan fasilitas umum agar kembali layak digunakan.
Detail Kegiatan
- Durasi Kegiatan: 6 pekan (12 Desember 2025 - 18 Januari 2026)
- Lokasi: Gampong Raya Tambo dan Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen
- Jumlah Relawan: 18 relawan dari IKADI Aceh dan Rumah Amal USK
- Fokus Kegiatan: Pembersihan rumah warga, lingkungan sekitar, dan fasilitas ibadah
Dampak dan Harapan
- Pemulihan Lingkungan: Membersihkan lumpur dan sisa material banjir dari rumah dan fasilitas umum
- Pemulihan Aktivitas: Membantu masyarakat kembali beraktivitas secara normal
- Nilai Gotong Royong: Memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama di tengah kondisi pascabencana
Dukungan dan Kolaborasi
- Pendanaan: Didukung oleh Lembaga Rumah Amal Universitas Syiah Kuala
- Kolaborasi: Sinergi antara IKADI Aceh dan Rumah Amal USK dalam merespons dampak bencana
- Harapan: Masyarakat dapat kembali menempati rumah masing-masing dan tidak lagi berada di posko pengungsian saat menjalankan ibadah puasa
Kegiatan ini direncanakan terus dilakukan hingga menjelang bulan Ramadhan, dengan harapan dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan lingkungan agar kembali bersih, sehat, dan layak huni. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi motivasi bagi para relawan untuk terus mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di wilayah lain di Aceh.
