Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Banjir Bandang 2025: 11.929 Hektare Sawah Aceh Utara Rusak, Petani Hilang Rp600 Miliar

27 Januari 2026 11:50

Sektor pertanian di Aceh Utara terdampak serius oleh banjir bandang pada akhir November 2025. Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menyebutkan bahwa 11.929 hektare tanaman padi mengalami puso, menyebabkan petani kehilangan pendapatan mencapai 600 miliar lebih. Luas baku sawah di Aceh Utara tercatat 39.762 hektar, dan sebanyak 18.316 hektar atau sekitar 46 persen di antaranya terdampak banjir.

Kerusakan sawah terbagi menjadi tiga kategori: rusak berat (4.679 hektar), rusak sedang (6.447 hektar), dan rusak ringan (7.189 hektar). Kepala Dinas Pertanian Pangan Aceh Utara, Erwandi, menjelaskan bahwa sawah yang terdampak sedimentasi masih dapat ditanami, tetapi kendala fisik lahan menjadi pembatas utama. Pemerintah daerah perlu segera menyusun langkah strategis untuk pemulihan lahan pertanian dan membantu petani agar dapat kembali berproduksi secara normal.

Dampak Banjir ke Sawah Aceh Utara

  • Luas sawah terdampak: 18.316 hektar (46% luas total)
  • Kerusakan sawah: rusak berat (4.679 hektar), rusak sedang (6.447 hektar), rusak ringan (7.189 hektar)
  • Kehilangan pendapatan petani: Rp600 miliar lebih
  • Kendala fisik lahan: sedimentasi dan permukaan sawah yang lebih tinggi dari permukaan air

Upaya Pemulihan Lahan Pertanian

  • Analisis tanah: Belum ada analisis resmi dari pemerintah daerah
  • Kolaborasi dengan perguruan tinggi: Diharapkan untuk analisis ilmiah tanah pascabanjir
  • Langkah strategis: Pengerukan sedimentasi, perbaikan irigasi, dan penggunaan teknologi pertanian yang sesuai

Kebutuhan Segera

  • Rehabilitasi lahan pertanian: Untuk memulihkan sawah yang rusak
  • Bantuan petani: Agar dapat kembali berproduksi secara normal
  • Ketahanan pangan daerah: Menghindari gangguan produksi padi akibat kerusakan sawah

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera menyusun langkah strategis untuk pemulihan lahan pertanian dan membantu petani agar dapat kembali berproduksi secara normal. (*) Serambinews.com, Jafaruddin I Aceh Utara

Banjir Bandang 2025: 11.929 Hektare Sawah Aceh Utara Rusak, Petani Hilang Rp600 Miliar
0123456789