Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Mahasiswa Umuslim Bantu Warga Bireuen Tanam Padi di Polybag dari Sedimen Banjir

1 hari yang lalu

Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, mengubah tanah sedimen banjir menjadi media tanam padi dan hortikultura dalam polybag. Program ini merupakan bagian dari Mahasiswa Berdampak 2026 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai program studi terlibat aktif dalam kegiatan ini, didampingi oleh tiga dosen pembimbing.

Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan tanah sedimen banjir sebagai media tanam dalam polybag untuk budidaya padi dan hortikultura. Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan teknologi sederhana berupa pembuatan pupuk cair organik dari bonggol pisang yang difermentasi.

Inovasi Pertanian Pasca Bencana

  • 50 mahasiswa dari program studi Agroteknologi, Agribisnis, Kehutanan, dan Ilmu Lingkungan terlibat dalam program ini.
  • Mahasiswa bermitra dengan Kelompok Tani Tamita Beuna dan tim penggerak PKK Gampong Cot Ara untuk memastikan keberlanjutan program.
  • Pupuk cair organik dari bonggol pisang tidak hanya meningkatkan kesuburan tanaman, tetapi juga dibagikan kepada warga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ketahanan pangan keluarga.

Dampak dan Harapan

  • Program ini bertujuan menghadirkan solusi sederhana yang dapat langsung diterapkan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan pasca bencana.
  • Rektor Umuslim, Dr Marwan, MPd, menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi pasca bencana.
  • Dengan adanya program budidaya padi dan hortikultura berbasis tanah sedimen banjir dalam polybag, masyarakat Desa Cot Ara diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mengembangkan kegiatan pertanian secara mandiri dan berkelanjutan.
Mahasiswa Umuslim Bantu Warga Bireuen Tanam Padi di Polybag dari Sedimen Banjir