News
Insentif Guru Honorer Aceh Naik Jadi Rp 400.000, Motivasi Mengajar Diharapkan Tinggi
25 Januari 2026 10:10
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan kenaikan insentif bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru honorer dari Rp 300.000 menjadi Rp 400.000 per orang per bulan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran.
Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menyatakan bahwa kenaikan insentif tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Insentif sebesar Rp 400.000 per bulan tersebut ditargetkan akan diterima oleh sebanyak 798.905 guru honorer di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh.
Dampak dan Harapan Kebijakan
- Kenaikan insentif diharapkan dapat mendorong profesionalisme guru, peningkatan mutu pembelajaran, dan menjadi motivasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas.
- Selain insentif, Kemendikdasmen juga melanjutkan program bantuan peningkatan kualifikasi akademik bagi guru yang belum memiliki gelar Diploma IV (D4) atau Strata 1 (S1).
- Kesejahteraan guru merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.
- Kemendikdasmen berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru secara berkelanjutan, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Program Pendukung
- Tunjangan Profesi kepada lebih dari 400.000 guru.
- Tunjangan khusus kepada lebih dari 43.000 guru.
- Insentif kepada lebih dari 365.000 guru.
- Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada lebih dari 253.000 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) nonformal yang belum memiliki sertifikasi profesi.
Tantangan dan Harapan
- Meskipun insentif telah dinaikkan, sejumlah pihak menilai kenaikan tersebut masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan hidup guru honorer, terutama di daerah dengan biaya hidup tinggi.
- Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan mutu pendidikan nasional.
Dengan kebijakan ini, diharapkan guru honorer di Aceh dapat lebih termotivasi dan profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga mutu pendidikan di Aceh dapat terus meningkat.
