Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

ISNU Aceh dan BSI Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini untuk Warga Aceh

3 jam yang lalu

ISNU Aceh bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar sosialisasi Tabungan Haji dan Tabungan Emas dalam program “Langkah Emas Berhaji Bersama BSI” di Gedung Landmark BSI Aceh. Acara ini dirangkai dengan silaturahmi, buka puasa bersama, serta santunan anak yatim sebagai bagian dari penguatan nilai sosial dan keagamaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal PP ISNU, Ruchman Basori, Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Syamsuar, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Azhari. Turut hadir perwakilan Bank Syariah Indonesia Regional Aceh, unsur MPU Aceh, serta organisasi badan otonom NU.

Antrean Haji yang Panjang

  • Antrean haji nasional mencapai lebih dari 5,6 juta orang hingga November 2025.
  • Masa tunggu haji di Aceh dan Jawa Timur sekitar 34 tahun, sementara di Kalimantan Selatan mencapai 36 tahun.
  • Kuota haji sekitar 200 ribu jemaah per tahun dengan pendaftar baru mencapai 500 ribu orang setiap tahun.

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)

  • Biaya haji reguler berkisar Rp60 juta dengan masa tinggal sekitar 40 hari.
  • Haji khusus memerlukan dana sekitar US$10 ribu dengan masa tunggu rata-rata delapan tahun.

Solusi Perencanaan Haji Sejak Dini

  • BSI menawarkan produk Tabungan Haji Muda Indonesia yang memungkinkan orang tua mendaftarkan anak sejak usia 12 tahun.
  • Setoran awal minimal Rp100 ribu dengan pilihan akad wadiah atau mudharabah.
  • Fasilitas autodebet untuk memudahkan perencanaan keuangan.

Komitmen ISNU Aceh

  • ISNU Aceh berharap kesadaran masyarakat untuk merencanakan ibadah haji sejak dini semakin meningkat.
  • Sebagian pengurus ISNU Aceh langsung membuka tabungan haji sebagai bentuk komitmen perencanaan sejak dini.
  • Kegiatan ini merupakan kemitraan ketiga antara ISNU dan BSI Regional Aceh.
ISNU Aceh dan BSI Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini untuk Warga Aceh