News
Sekda Aceh Dituduh Kegagalan dalam Penanganan Bencana Banjir
03 Februari 2026 06:00
Sekda Aceh Dituduh Kegagalan dalam Penanganan Bencana Banjir
Kritik terhadap M Nasir Syamaun, Sekretaris Daerah Aceh, semakin kuat setelah bencana banjir besar di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Nasir, yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana ex-officio, dianggap gagal dalam mengatasi situasi darurat.
Kegagalan dalam Penanganan Bencana
- Nasir terlihat gagap mengatasi situasi darurat selama proses tanggap banjir besar.
- Tiga pekan setelah banjir, Nasir baru mengeluarkan pernyataan tentang dampak terparah di daerah pedalaman Aceh.
- Evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, dan perlindungan terhadap anak-anak dan lansia tidak diprioritaskan.
- Nasir terlambat menggeser anggaran Belanja Tidak Terduga, membuat penanganan bencana semakin lambat.
Kegagalan dalam Pengawasan Internal
- Nasir dan Inspektur Aceh gagal mengendalikan sistem pengawasan internal pemerintahan.
- Nilai Pemerintah Aceh pada 2025 anjlok, menempati posisi 31 dari 38 provinsi.
- Gesekan dengan Ketua DPR Aceh, Zulfadhli, terjadi karena Nasir tidak mau menerima kritik.
Kritik dan Tanggapan
- Kritik terhadap Nasir berfokus pada kinerja buruk dalam penyusunan anggaran dan koordinasi bencana.
- Nasir dianggap tidak memiliki kecakapan yang dibutuhkan untuk menduduki jabatan sekretaris daerah provinsi.
- Sebagai sekretaris daerah, Nasir harus memiliki kepekaan dan ketaatan terhadap aturan main, serta organisatoris yang kuat.
