News
Jalan Terobos Salah Sirong Jaya Masih Berbahaya, Warga Bireuen Harap Perbaikan
19 Februari 2026 16:51
Desa Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, masih menghadapi kesulitan akses transportasi meski jalan terobos sudah dibuka. Jalan yang licin dan berlumpur membuat kendaraan sulit melintas, terutama setelah hujan. Kondisi ini memperburuk pemulihan ekonomi warga pasca banjir bandang yang melanda daerah tersebut.
Banjir bandang telah menyebabkan 63 rumah hilang dan 8 rumah rusak berat, dengan 7 kepala keluarga masih mengungsi. Selain itu, 8 rumah terancam jatuh ke sungai dan 5 rumah rusak berat, mempengaruhi total 25 kepala keluarga. Potensi perkebunan warga, seperti pinang, kelapa, sawit, dan pisang, juga hancur akibat bencana.
Dampak Banjir dan Kondisi Jalan
- Jalan terobos yang dibuka pemerintah masih licin dan berbahaya, terutama bagi kendaraan roda dua.
- Jembatan rangka baja Alue Limeng putus dan ambruk, menghambat akses transportasi.
- 63 rumah hilang dan 8 rumah rusak berat, dengan 7 kepala keluarga masih mengungsi.
- Potensi perkebunan warga terancam, memperburuk kondisi ekonomi yang sudah lumpuh.
Harapan Warga
Warga Desa Salah Sirong Jaya mengharapkan perbaikan lanjutan jalan terobos dan dukungan dari berbagai pihak untuk pemulihan pasca bencana. Mereka berharap akses transportasi yang lebih baik dapat membantu pemulihan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.
