News
Gotong Royong di RTH Tapaktuan: TNI, Polri, dan Warga Aceh Selatan Bersatu Menciptakan Lingkungan Bersih
13 Februari 2026 18:56
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan kegiatan gotong royong di kawasan Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tapaktuan, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, Ketua DPRK Aceh Selatan, unsur Forkopimda, serta melibatkan personel TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan instansi terkait lainnya.
Aksi gotong royong difokuskan pada pembersihan sampah, normalisasi selokan, pemangkasan rumput liar, serta penataan fasilitas umum guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Keterlibatan TNI dan Polri
Pgs Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan Kapten Inf Tri Suharto menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah sekaligus komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah binaan.
Ia menambahkan, gotong royong juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kebersamaan dalam aksi nyata menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas wilayah serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Tindak Lanjut Arahan Presiden
Menurut Plt Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan kurvei di seluruh instansi dan wilayah, yang diperkuat melalui Surat Edaran Bupati Aceh Selatan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam. Dalam menyambut bulan suci Ramadan yang penuh ampunan, sudah sepatutnya kita mengawalinya dengan kebersihan hati dan kebersihan lingkungan.
Persoalan Sampah sebagai Tanggung Jawab Kolektif
Kegiatan gerakan bersih dari sampah yang dimulai hari ini, lanjutnya, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, mulai dari tingkat rumah tangga, sekolah, instansi pemerintah dan swasta, hingga seluruh lingkungan masyarakat.
Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
Apresiasi dan Pengajakan Meuseuraya
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, TNI/Polri, dan masyarakat atas partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut, serta mengajak untuk kembali menghidupkan semangat meuseuraya (gotong royong) sebagai akar budaya Aceh Selatan.
Melalui gerakan bersama ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap dapat mewujudkan daerah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), dengan budaya hidup bersih yang tumbuh dari kesadaran serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
