News
Pengawasan Ternak Aceh Utara Cegah Penyakit Menular Selama Meugang
13 Februari 2026 21:09
Menjelang tradisi Meugang di Aceh, pengawasan hewan ternak di Kabupaten Aceh Utara diperketat guna memastikan daging yang beredar di masyarakat aman dan bebas dari penyakit menular. Momentum Meugang yang identik dengan meningkatnya permintaan dan pemotongan sapi, membuat pengawasan ini sangat penting.
Petugas Puskeswan memulai dengan memonitor calon sapi yang akan dipotong, termasuk mendata asal hewan dari pemilik atau pedagang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan riwayat kesehatan dan kelayakan ternak sebelum masuk ke tempat pemotongan.
Pengawasan Ternak
- Pemeriksaan ante mortem: Petugas memonitor calon sapi yang akan dipotong, termasuk melakukan pendataan asal ternak dari pemilik atau pedagang.
- Pemeriksaan fisik: Memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat dan layak potong.
- Pemeriksaan post mortem: Pengecekan organ dalam dan kualitas daging setelah penyembelihan.
- Identifikasi penyakit: Petugas mengidentifikasi kemungkinan adanya penyakit berbahaya seperti brucellosis, hepatitis, maupun fasciolosis.
Dengan pengawasan yang diperketat, diharapkan tradisi Meugang di Aceh Utara tetap berlangsung khidmat dan aman, serta masyarakat dapat mengonsumsi daging yang memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).
