News
Pelajar Aceh Timur Terpaksa Gunakan Getek, Jembatan Belum Dibangun
09 Februari 2026 10:11
Warga di Gampong Bukit Seulemak, Kecamatan Birem Bayeun, serta Gampong Alur Punti, Alur Kaul, dan Alur Sentang di Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, hingga kini masih bergantung pada getek sebagai sarana penyeberangan sungai. Jembatan penghubung empat desa di wilayah pedalaman tersebut belum dibangun kembali setelah hancur diterjang banjir besar beberapa waktu lalu. Kondisi ini membuat aktivitas warga, terutama pelajar, menjadi serba terbatas dan berisiko.
Pantauan AJNN, Senin, 9 Februari 2026, getek buatan warga setempat menjadi alat transportasi vital bagi masyarakat. Setiap hari, para pelajar harus menuruni jalan curam sebelum menyeberangi sungai untuk menuju sekolah di desa seberang.
Getek Menjadi Sarana Transportasi Utama
- Getek menjadi alat transportasi utama bagi warga pedalaman Aceh Timur.
- Para pelajar harus menuruni jalan curam untuk menyeberangi sungai.
- Sayed Samsudin, pemilik getek, tidak mematok tarif untuk jasa penyeberangan.
- Getek digunakan secara gratis untuk pelajar dan guru kontrak.
Permohonan Pembangunan Jembatan Bailey
- Sayed Samsudin berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat pembangunan jembatan Bailey.
- Jembatan Bailey dianggap sebagai solusi sementara yang cepat dipasang.
- Permohonan pembangunan jembatan Bailey telah diajukan kepada Forkopimcam dan Kodim.
- Jembatan Bailey sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama para pelajar.
