News
Jembatan Totor Pelang Rampung, 16 Desa di Aceh Tengah Terhubung Kembali
20 Januari 2026 18:19
Pembangunan jembatan bailey penghubung dua kecamatan di Aceh Tengah, yaitu Kecamatan Silih Nara dan Kecamatan Rusip Antara, akhirnya rampung. Jembatan yang dikenal dengan sebutan Totor Pelang atau Jembatan Pelang ini sangat vital sebagai penghubung antar wilayah dan urat nadi perekonomian masyarakat setempat.
Pascabencana banjir bandang pada akhir November 2025, jembatan tersebut roboh dan menyebabkan 16 desa terisolasi total. Kini, dengan rampungnya pembangunan jembatan, aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih, distribusi hasil pertanian tak lagi terkendala, dan akses pendidikan serta layanan kesehatan kembali dapat dijangkau.
Dampak Positif Jembatan Totor Pelang
- 16 desa yang sebelumnya terisolasi kini terhubung kembali.
- Aktivitas ekonomi masyarakat mulai bergerak kembali.
- Distribusi hasil pertanian tidak lagi terkendala.
- Akses pendidikan dan layanan kesehatan kembali dapat dijangkau.
Kerjasama Pembangunan
Pembangunan jembatan ini dilakukan atas kerjasama antara Kementerian PUPR, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan penggunaan jembatan ini, yang memiliki batas maksimum beban 15-20 ton.
Solusi Jangka Panjang
Untuk pembangunan jembatan permanen, Bupati Haili Yoga menyatakan akan segera dilakukan sebagai solusi jangka panjang. Masyarakat diimbau untuk menjaga dan mematuhi ketentuan penggunaan jembatan agar dapat digunakan secara optimal dan aman.
Dengan rampungnya jembatan Totor Pelang, harapan masyarakat sejak awal pascabencana mulai terwujud, membawa dampak positif bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat Aceh Tengah.
Pengawasan Masyarakat
Bupati Haili Yoga menekankan pentingnya pengawasan dari masyarakat untuk memastikan jembatan digunakan sesuai ketentuan. "Mohon ini dijaga bersama. Jika ada kendaraan yang melebihi tonase, harus tegas. Ini jalan kita bersama," ujarnya.
Dengan adanya jembatan ini, masyarakat Aceh Tengah dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan aman.
