News
Iskandar DPRA Rangkul Wartawan Simeulue Tanpa Sekat Organisasi
3 hari yang lalu
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Iskandar, menyempatkan diri bertemu dan berdialog langsung dengan para jurnalis di Kabupaten Simeulue. Pertemuan yang dikemas dalam suasana buka puasa bersama itu menjadi ruang diskusi terbuka antara wakil rakyat dan insan pers, membahas berbagai persoalan pembangunan daerah melalui "kaca mata" jurnalis.
Iskandar mengundang seluruh wartawan di kabupaten kepulauan yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil lobster di Aceh tersebut tanpa membedakan latar belakang organisasi. Sikap inklusif itu mendapat apresiasi luas dari para "kuli tinta" di Simeulue.
Apresiasi dari Jurnalis
- Salut buat Bang Iskandar, ia memberi contoh bahwa membangun daerah perlu kebersamaan. Tidak seperti kemarin, info nya ada pertemuan buka puasa bersama oleh salah satu anggota DPRA, tetapi hanya satu organisasi saja yang diundang.
- Langkah Iskandar mencerminkan kepemimpinan yang merangkul. Bang Iskandar memang seorang tokoh. Ia tidak mengkotak-kotakkan wartawan di Simeulue.
Serius Menyerap Aspirasi Masyarakat
- Iskandar dinilai serius menyerap aspirasi masyarakat dan turun langsung melihat berbagai persoalan di daerah pemilihannya.
- Salah satunya saat meninjau kondisi Jembatan Sungai Lalla Bahagia di Kecamatan Salang kemarin yang rusak parah. Di lokasi, Ir. Iskandar langsung menghubungi pimpinan di DPRA untuk meminta agar persoalan tersebut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Aceh untuk segera dibangun.
Bantuan Langsung untuk Kebutuhan Mendesak
- Di sejumlah titik kunjungan, ia juga memberikan bantuan langsung untuk kebutuhan mendesak, seperti perlengkapan sound di tempat ibadah, bantuan beras bagi sebagian warga yang membutuhkan.
- Pendekatan yang menyentuh langsung masyarakat itu memperkuat citra Iskandar sebagai wakil rakyat yang hadir dan bekerja di lapangan.
Sinergi untuk Pembangunan Simeulue
- Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, menjadi simbol bahwa pembangunan Simeulue membutuhkan sinergi semua pihak, wakil rakyat, tokoh masyarakat, dan insan pers sebagai penyambung suara masyarakat.
- Di tengah dinamika politik dan pembangunan daerah, langkah Ir. Iskandar merangkul seluruh wartawan tanpa sekat organisasi menjadi pesan kuat bahwa transparansi, komunikasi, dan kebersamaan adalah fondasi utama membangun Simeulue yang lebih baik.
