News
Kabut Asap Tebal di Aceh Barat, Sekolah Diliburkan dan Transportasi Terganggu
21 Januari 2026 09:58
Kabut asap tebal kembali menyelimuti Kabupaten Aceh Barat akibat kebakaran hutan dan lahan gambut yang meluas hingga 10 hektare. Kondisi ini memaksa Sekolah Dasar (SD) 8 Meulaboh untuk meliburkan siswanya demi keselamatan, sementara aktivitas transportasi di jalan lintas provinsi Aceh terganggu akibat jarak pandang yang terbatas.
Kebakaran lahan gambut yang terjadi sejak tiga hari terakhir tersebar di empat desa, yakni Suak Raya, Seuneubok, Lapang, dan Leuhan. Titik terparah berada di Desa Suak Raya, di mana api diduga dipicu oleh pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit.
Dampak Kebakaran Lahan Gambut
- Sekolah Diliburkan: SD 8 Meulaboh terpaksa meliburkan siswa karena lingkungan sekolah dikepung asap.
- Transportasi Terganggu: Jarak pandang di jalan lintas provinsi Aceh terbatas, memaksa pengendara mengurangi laju kendaraan.
- Luas Kebakaran: Kebakaran meluas hingga 10 hektare di empat desa.
- Upaya Pemadaman: Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri terus berjibaku memadamkan titik api yang sulit dikendalikan.
Penyebab dan Upaya Penanganan
- Penyebab: Kebakaran diduga dipicu oleh pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit.
- Kondisi Lahan: Lahan gambut dengan tebal di atas lima meter membuat api sulit dikendalikan.
- Upaya Pemadaman: Tim BPBD menggunakan drone untuk memantau dan memadamkan api dari udara.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan di Aceh Barat. Upaya pemadaman terus dilakukan untuk mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampak kabut asap terhadap aktivitas sehari-hari warga.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, menyatakan bahwa tim terus berjuang memadamkan api dan meminta warga untuk tetap waspada terhadap kabut asap yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Kabut asap tebal ini menjadi peringatan akan pentingnya pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan dan upaya pencegahan kebakaran di masa depan.
Dampak Jangka Panjang: Kebakaran lahan gambut dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang berkepanjangan dan berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan.
Nilai Edukasi: Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesadaran akan pengelolaan lahan yang bertanggung jawab dan upaya kolektif untuk mencegah kebakaran di masa depan.
