News
64.000 UMKM Pidie Diperketat Pengawasan Harga Ramadan: Stabilitas Pasar Terjaga
4 jam yang lalu
Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kabupaten Pidie memperketat pengawasan harga bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pasar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri. Kepala Disperdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar, menyatakan bahwa hingga saat ini belum terjadi lonjakan harga di pasaran.
Pengawasan dilakukan setiap hari melalui petugas yang diturunkan langsung ke pasar tradisional dan sejumlah titik distribusi utama. Hasil pantauan tersebut langsung dilaporkan ke kementerian untuk memastikan harga tetap stabil. Stabilitas harga bahan pokok diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.
Pengawasan Harga dan Dampaknya
- 64.000 UMKM di Pidie menjadi fokus pengawasan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
- Pengawasan dilakukan setiap hari di pasar tradisional dan titik distribusi utama.
- Stabilitas harga bahan pokok diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat.
- Kenaikan harga bahan baku dapat menggerus margin keuntungan usaha kecil.
Produk Unggulan dan Pembinaan UMKM
- Produk unggulan seperti emping melinjo, kerajinan sulam benang emas, dan kupiah meukeutop terus didorong untuk meningkatkan daya saing.
- Produk pangan khas seperti halua bluek dan muloih teupeh mendapatkan pendampingan, termasuk uji laboratorium.
- Dinas memberikan dukungan dalam bentuk perbaikan kemasan, pendampingan manajemen usaha, dan fasilitasi keikutsertaan dalam pameran.
- Tidak semua pelaku usaha menindaklanjuti rekomendasi teknis yang diberikan pemerintah.
