Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Kapolda Aceh Inovasi Sawah Portabel dari Lumpur Banjir di Aceh Tamiang

07 Februari 2026 11:49

Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, memperkenalkan inovasi pertanian sederhana berupa penyemaian bibit padi menggunakan ember atau konsep sawah portabel dengan memanfaatkan material lumpur sisa banjir. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (6/2/2026).

Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi bagi masyarakat terdampak bencana agar tetap produktif sekaligus mendukung pembersihan lingkungan pascabanjir.

Inovasi Sawah Portabel

  • Metode Penanaman Padi: Memanfaatkan lumpur sisa banjir yang dimasukkan ke dalam ember sebagai media tanam.
  • Kelebihan: Mudah diterapkan oleh masyarakat dan efektif menjaga produktivitas warga, meskipun lahan persawahan belum dapat difungsikan secara optimal akibat bencana alam.
  • Bibit Inbrida: Jenis galur murni yang mampu melakukan penyerbukan sendiri, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, serta relatif tahan terhadap perubahan iklim ekstrem.
  • Manfaat Bibit Inbrida: Dapat ditanam di lahan kering maupun basah, masa panennya berkisar antara 87 hingga 125 hari, dan pascapanen bibitnya masih dapat dimanfaatkan kembali.

Melalui inovasi sawah portabel tersebut, Irjen Marzuki berharap masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya pascabencana secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah rawan banjir.

Kapolda Aceh Inovasi Sawah Portabel dari Lumpur Banjir di Aceh Tamiang
0123456789