News
Karhutla Aceh Barat Meluas, 10 Hektare Lahan Terbakar dan SD Suak Raya Libur
20 Januari 2026 22:36
Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, terus meluas. Hingga Selasa (20/1/2026), api telah menghanguskan sekitar 10 hektare lahan, dengan rincian 7 hektare di Gampong Suak Raya dan 3 hektare di Gampong Lapang. Kebakaran yang dimulai sejak Kamis (15/1/2026) ini masih berpotensi meluas, mempengaruhi vegetasi tanaman dan menyebabkan asap yang mengganggu pernapasan warga.
BPBD Aceh Barat bersama TNI-Polri dan masyarakat setempat terus berupaya memadamkan api. Namun, kondisi lapangan yang sulit, seperti angin kencang dan keterbatasan sumber air, menghambat proses pemadaman. Satu sekolah, SD Suak Raya, terpaksa diliburkan, dan masker telah dibagikan kepada warga serta tiga sekolah di sekitar lokasi kebakaran.
Dampak dan Penanganan
- Lahan terbakar: 10 hektare (7 hektare di Gampong Suak Raya, 3 hektare di Gampong Lapang).
- Sekolah diliburkan: SD Suak Raya.
- Asap mengganggu: Masker dibagikan ke masyarakat dan sekolah sekitar.
- Upaya pemadaman: Tim gabungan menggunakan drone, kendaraan, dan mesin air untuk memadamkan api.
- Kondisi sulit: Angin kencang dan keterbatasan air memperlambat pemadaman.
BPBD Aceh Barat terus bersiaga di lokasi untuk mencegah meluasnya kebakaran dan mengendalikan titik api yang masih aktif. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.
Kronologi Kebakaran
- Pertama dilaporkan: Kamis (15/1/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB.
- Titik api awal: Dua titik api di Gampong Lapang, Jalan Ujong Beurasok.
- Upaya pemadaman: Dimulai sejak Jumat hingga Senin (19/1/2026).
- Fokus pemadaman: Sisi timur lokasi kebakaran di Gampong Lapang.
- Lahan berhasil ditangani: 1,5 hektare di Gampong Suak Raya.
Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Aceh Barat terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi kebakaran dan meminimalisir dampaknya.
