News
KDM Dikritik Saat Hadir di Lokasi Longsor Cisarua, Bikin Pencarian Korban Terhambat
02 Februari 2026 22:53
Bencana longsor di Cisarua menelan korban jiwa dan membuat proses evakuasi penuh tantangan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung ke lokasi dan sempat berteriak meminta linggis untuk membantu petugas menggali material longsoran.
Kehadiran Dedi menuai kritik dari sejumlah pemuda yang menilai ia tidak perlu ikut menarik korban karena tugas tersebut sudah menjadi tanggung jawab Tim SAR, BPBD, dan relawan. Kehadiran pemimpin justru dianggap menambah kerumunan dan memperlambat evakuasi.
Kritik dari Pemuda
- Kehadiran gubernur dianggap menambah kerumunan
- Evakuasi korban diperlambat
- Tugas mengangkat korban sudah menjadi tanggung jawab Tim SAR, BPBD, dan relawan
Tanggapan Dedi Mulyadi
- Menyampaikan terima kasih atas kritik
- Menegaskan tindakannya bukan untuk pencitraan, melainkan bentuk empati
- Kehadiran pemimpin di tengah bencana membawa spirit dan kebahagiaan
Peristiwa ini menyoroti dilema peran pemimpin saat bencana: apakah cukup hadir memberi dukungan moral, atau ikut turun tangan secara fisik. Bagi sebagian masyarakat, kehadiran gubernur di lokasi menjadi simbol kepedulian. Namun bagi sebagian lainnya, efektivitas evakuasi tetap harus menjadi prioritas utama.
