News
Ratusan Tenaga Paruh Waktu Bireuen Geruduk Kantor Bupati, Gaji Nol Rupiah Dikeluhkan
3 hari yang lalu
Ratusan tenaga kerja paruh waktu di Kabupaten Bireuen, Aceh, mendatangi Kantor Bupati pada Selasa, 10 Maret 2026, untuk mempertanyakan kebijakan pembayaran gaji mereka. Para pekerja mengeluhkan perbedaan nominal upah yang diterima, bahkan sebagian di antaranya mengaku tidak digaji sama sekali.
Salah satu perwakilan tenaga paruh waktu, Jamaluddin, menyatakan bahwa mereka meminta Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk mengambil kebijakan agar tenaga yang selama ini menerima gaji nol rupiah dapat memperoleh upah. Menurutnya, tenaga paruh waktu yang datang berasal dari berbagai instansi, termasuk Dinas Kesehatan, puskesmas, tenaga kesehatan teknis, hingga guru.
Kondisi Gaji Tenaga Paruh Waktu
- Jumlah tenaga paruh waktu di Bireuen: sekitar 5.548 orang
- Variasi gaji: dari Rp 150 ribu hingga Rp 1,4 juta per bulan
- Tenaga yang tidak menerima gaji: sekitar 4.000 orang
- Tenaga dengan gaji Rp 550 ribu: sekitar 1.330 orang
Permasalahan dan Tuntutan
- Para pekerja meminta kejelasan status dan upah yang adil
- Mereka mengaku tidak berhasil bertemu langsung dengan Bupati Bireuen
- Sekretaris Daerah menjanjikan upaya untuk memberikan upah tahun ini, namun belum ada solusi konkret
- Kondisi ini memicu kekecewaan dan ketidakpuasan di kalangan tenaga paruh waktu
Perbandingan dengan Daerah Lain
- Di Kabupaten Aceh Utara, tenaga paruh waktu yang sebelumnya tidak digaji kini telah menerima upah sekitar Rp 200 ribu per bulan
- Di Bireuen, masih ada tenaga paruh waktu yang tidak menerima gaji sama sekali
