Kembaliteknologi

Peneliti UIN Ar-Raniry Kembangkan Baterai Ramah Lingkungan Berbasis Tumbuhan

Penulis

modusaceh.co

Tanggal

11 Mar 2026

Peneliti UIN Ar-Raniry Kembangkan Baterai Ramah Lingkungan Berbasis Tumbuhan

Peneliti dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh berhasil mengembangkan material baterai berbasis tumbuhan yang berpotensi meningkatkan kinerja baterai lithium-ion. Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Abd Mujahid Hamdan menggunakan metode green synthesis untuk menciptakan material komposit nikel oksida (NiO) dan grafit.

Material ini menunjukkan kapasitas penyimpanan energi 22,73% lebih tinggi dibandingkan grafit komersial, dengan efisiensi coulombic sekitar 99%. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kinerja baterai tetapi juga lebih ramah lingkungan.

Detail Penelitian

  • Metode Green Synthesis: Menggunakan ekstrak tumbuhan sebagai agen reduksi dan stabilisasi pembentukan nanopartikel.
  • Kolaborasi: Melibatkan Institut Teknologi Bandung, Badan Riset dan Inovasi Nasional, dan Universitas Negeri Surakarta.
  • Dukungan Pendanaan: Tim peneliti memperoleh pendanaan sebesar Rp5 miliar untuk tiga tahun.

Dampak dan Harapan

  • Ramah Lingkungan: Pendekatan green synthesis membuka peluang pengembangan teknologi baterai yang lebih berkelanjutan.
  • Kontribusi Perguruan Tinggi: Rektor UIN Ar-Raniry mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi.
  • Tahap Selanjutnya: Tim berencana melanjutkan penelitian pada tahap optimasi material, pengujian performa jangka panjang, serta pengembangan skala produksi.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.