Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) penggunaan tambahan transfer keuangan daerah (TKD) pascabencana Aceh. Dana sebesar Rp1,6 triliun dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tanah rencong.
Azwan, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Itjen Kemendagri, menyatakan bahwa monev ini bertujuan memastikan penggunaan dana tepat sasaran. Masih terdapat daerah yang belum melaksanakan program secara optimal, seperti Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Fokus Pemulihan
- Rp1,6 triliun dana TKD untuk pemulihan pascabencana.
- Pemulihan pelayanan publik menjadi prioritas utama.
- Kemendagri akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penggunaan dana sesuai indikator.
Daerah yang Perlu Perhatian
- Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah masih memiliki program yang belum tersentuh.
- Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan sekolah menjadi fokus.
Kemendagri berharap dana TKD dapat lebih optimal digunakan untuk pemulihan pascabencana di Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaEmpati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
: Buruh Harian Aceh Barat Diamankan, Dugaan Pelecehan Anak 11 Tahun
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengamankan seorang pria berinisial EE (42), buruh harian lepas asal Kabupaten Aceh
: Warga Sekerak Kiri-Bandarmahligai rayakan jembatan 280m di Aceh Tamiang
Warga dua desa, Sekerak Kiri dan Bandarmahligai, Aceh Tamiang membuat syukuran atas terbangunnya jembatan gantung perintis garuda.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.