News
513 Nakes Kemenkes Diterjunkan ke Aceh Terisolir untuk Pemulihan Pascabencana
30 Januari 2026 21:11
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan 513 tenaga kesehatan (nakes) ke daerah terisolir Aceh untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan pascabencana. Ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan keterbatasan akses dan kebutuhan layanan kesehatan dasar masyarakat di wilayah terdampak bencana hidroklimatologi di Aceh dan Sumatra.
Dukungan lintas kementerian, pembangunan fasilitas darurat, perbaikan ambulans, hingga pemanfaatan sisa dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) 2025 diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan akses dan kebutuhan layanan kesehatan dasar masyarakat pascabencana.
Upaya Pemulihan Kesehatan
- 513 Nakes Diterjunkan: Ratusan nakes tergabung dalam Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) angkatan ke-3 dan diterjunkan ke sembilan kabupaten/kota di Aceh.
- Layanan Kesehatan di Daerah Terisolir: Mereka ditugaskan untuk memberikan layanan kesehatan di daerah terisolir, pos pengungsian, puskesmas, hingga rumah sakit di wilayah terdampak bencana.
- Pembangunan Puskesmas Modular: Para nakes turut membantu pembangunan puskesmas modular sebagai pengganti sementara Puskesmas Lokop di Aceh Timur yang hancur serta Puskesmas Jambur Lak Lak di Aceh Tenggara yang mengalami kerusakan berat.
- Instalasi Sumur Bor: Tim juga mengerjakan instalasi 20 unit sumur bor di sejumlah puskesmas, masing-masing di Aceh Tamiang (1 unit), Aceh Timur (4 unit), Bireuen (2 unit), Aceh Utara (8 unit), Langsa (2 unit), Pidie Jaya (1 unit), dan Tapanuli Tengah (3 unit).
- Perbaikan Ambulans: Penanganan layanan darurat turut dilakukan melalui perbaikan ambulans yang rusak akibat bencana. Tercatat sebanyak 16 unit ambulans di Aceh dan delapan unit di Sumatera Utara saat ini sedang dalam proses perbaikan.
- Pemanfaatan Sisa Dana BOK 2025: Menteri Kesehatan telah menerbitkan kebijakan yang memungkinkan pemanfaatan sisa dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun Anggaran 2025 untuk memenuhi kebutuhan strategis pemulihan layanan kesehatan pascabencana.
