News
BNPB Targetkan Penyintas Banjir Aceh Utara Tempati Huntara Sebelum Lebaran
1 hari yang lalu
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, meninjau kompleks hunian sementara (huntara) korban banjir besar di Gampong Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi huntara dan menargetkan seluruh penyintas banjir menempati hunian sebelum Lebaran.
Suharyanto didampingi Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, dan melakukan buka puasa bersama para penyintas serta menyerahkan santunan kepada 120 anak yatim. Ia menyatakan bahwa lebih dari 4.000 unit huntara telah dibangun dari target 5.000 unit di Aceh Utara.
Kondisi Huntara dan Target Pemulihan
- 10.000 unit huntara telah rampung dibangun dari total kebutuhan 16.000 unit di seluruh Aceh.
- BNPB menargetkan seluruh hunian ditempati penyintas sebelum Hari Raya Idul Fitri.
- Pembangunan huntara melibatkan berbagai pihak, termasuk Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa.
Harapan Penyintas
Salah seorang penyintas, Basri, mengaku bersyukur atas bantuan pemerintah. Namun, ia berharap pembangunan hunian tetap (huntap) dapat segera direalisasikan. Basri, yang berprofesi sebagai nelayan, telah kembali melaut untuk mencari pendapatan keluarga sejak tinggal di huntara.
Transisi dari Tanggap Darurat ke Pemulihan
Memasuki bulan ketiga pascabencana, Aceh Utara telah memasuki masa transisi dari tanggap darurat ke pemulihan. Prioritas utama pemerintah adalah memindahkan penyintas yang masih tinggal di tenda ke huntara.
