Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rijaluddin, terungkap sebagai pemilik saham terbesar di PT Rindang Jaya Resource, perusahaan yang memiliki izin usaha pertambangan (IUP) di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. WALHI Aceh menyoroti potensi konflik kepentingan yang serius dalam tata kelola sumber daya alam di Aceh.
Keterlibatan politisi dalam bisnis tambang dinilai membuka ruang pembajakan kebijakan, di mana kepentingan segelintir orang berpotensi mengalahkan keselamatan rakyat dan lingkungan. WALHI Aceh mendesak pemerintah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap izin tambang yang terafiliasi dengan pejabat publik.
Potensi Konflik Kepentingan
- Rijaluddin tercatat memiliki 50% saham senilai Rp375 juta di PT Rindang Jaya Resource.
- Perusahaan tersebut memiliki izin eksplorasi tambang seluas 85,6 hektar di Gayo Lues.
- WALHI Aceh khawatir keterlibatan pejabat publik dalam bisnis tambang dapat meningkatkan risiko impunitas dan pelanggaran lingkungan.
Dampak terhadap Masyarakat dan Lingkungan
- Wilayah Gayo Lues memiliki kerentanan tinggi terhadap aktivitas tambang.
- Masyarakat bergantung pada hutan dan sumber air yang berisiko terganggu.
- WALHI Aceh mendesak transparansi dan pembukaan dokumen perizinan kepada masyarakat.
Rijaluddin membantah adanya pelanggaran dalam proses perizinan, namun mengakui bahwa izin tidak dilanjutkan karena membutuhkan biaya operasi yang besar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita: Warga Lhokseumawe Tenang, 186 Rumah Sudah Tahap Perbaikan
"Hingga saat ini, sebanyak 186 unit rumah telah memasuki tahapan pelaksanaan perbaikan rumah," katanya.
Warga Lhokseumawe Dapat Bantuan Stimulan Perbaikan 1.279 Rumah
Untuk pelaksanaan bantuan stimulan ini mencakup 51 gampong yang tersebar di 4 kecamatan di Kota Lhokseumawe
Warga Aceh Waspadai Karhutla Saat Musim Kemarau Mulai","PublicImpact":80,"Credibility":95,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":70,"Education":75,"FinalScore":81,"Summary":"BMKG mengumumkan bahwa
BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menyebutkan...
30 KK Lubok Pusaka Masih Tinggal di Tenda Pasca Banjir Lead paragraphs...
ACEH UTARA - Keuchik Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Janni, mengatakan hingga kini desanya sama sekali belum menerima bantuan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.