News
Kerugian Sektor Pendidikan Langsa Pasca-Banjir Capai Rp 125,1 Miliar
04 Februari 2026 13:36
Total nilai kerusakan dan kerugian pada sektor pendidikan di seluruh wilayah Kota Langsa akibat banjir besar pada November 2025 lalu mencapai Rp 125.148.068.920. Jumlah tersebut mencakup semua satuan pendidikan baik di bawah Pemerintah Kota Langsa, cabang dinas, Kemenag, serta perguruan tinggi negeri maupun swasta, kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Langsa, Bobby Edwin, kepada AJNN, Rabu, 11 Desember 2025.
Gangguan yang ditimbulkan akibat kerusakan pada sektor pendidikan mencakup fasilitas belajar-mengajar yaitu sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan sedang serta berat. Kesulitan yang paling terasa pascabanjir adalah sulitnya proses belajar dan mengajar karena sampai sekarang banyak sarana dan prasarana masih rusak dan minim.
Dampak Banjir pada Sektor Pendidikan
- Total kerugian: Rp 125,1 miliar
- Fasilitas rusak: Sarana dan prasarana sekolah
- Proses belajar-mengajar: Terhambat akibat kerusakan
- Harapan: Dukungannya pemerintah pusat untuk pemulihan
Bobby berharap agar pemerintah pusat dapat terus mendukung penyediaan sarana dan prasarana pada sektor pendidikan. Dengan begitu, tidak ada satu pun anak-anak bangsa yang kehilangan haknya untuk belajar dan memiliki peluang meraih masa depan yang lebih baik, serta menjadi harapan bagi generasi mendatang.
Kita berharap semua sektor dapat segera pulih bersama bantuan dari pemerintah pusat. Kita yakin dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, komitmen pemerintah, serta dukungan masyarakat, pemulihan sektor pendidikan pascabencana diyakini dapat terlaksana secara efektif.
