News
Rawa Tripa Aceh Hilang 93% Hutan, Risiko Bencana Meningkat dan Pemulihan Terhenti
22 Januari 2026 22:30
Ekosistem Rawa Tripa di Aceh Barat Daya dan Nagan Raya menghadapi ancaman serius akibat kerusakan hutan dan gambut. Data menunjukkan bahwa 93,25% tutupan hutan telah hilang sejak 1990-an, menyisakan hanya 15% hutan primer yang berfungsi sebagai penyeimbang iklim dan penopang kehidupan masyarakat lokal. Kerusakan ini meningkatkan risiko bencana seperti kebakaran hutan dan banjir, yang dapat berdampak langsung pada kehidupan warga Aceh.
Salah satu penyebab utama kerusakan adalah aktivitas alih fungsi lahan dan penebangan, termasuk oleh PT Kallista Alam. Meskipun ada putusan pengadilan yang mewajibkan pemulihan ekosistem, tidak ada tindakan nyata yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Hal ini menunjukkan kurangnya itikad baik dalam menjalankan keputusan hukum dan memperburuk kondisi lingkungan.
Dampak Kerusakan Ekosistem
- 93,25% tutupan hutan Rawa Tripa telah hilang sejak 1990-an, menyisakan hanya 4.172 hektare dari total luas awal.
- 10 sampai 15 hektare hutan menghilang setiap hari akibat pembukaan lahan dan perusakan ekosistem.
- Risiko bencana meningkat, termasuk kebakaran hutan dan banjir, yang dapat mengancam keselamatan masyarakat Aceh.
- Keanekaragaman hayati terancam, termasuk habitat orangutan Sumatera dan spesies lainnya.
Urgensi Revisi UU Kehutanan
- UU No. 41 Tahun 1999 dinilai tidak relevan dengan dinamika tata kelola hutan saat ini.
- Revisi UU Kehutanan perlu memperkuat fungsi pencegahan dan pemulihan ekosistem untuk mengurangi risiko bencana.
- Penguatan tiga pilar dalam UU Kehutanan: pencegahan, pemulihan, dan peran masyarakat adat/lokal dalam menjaga ekosistem.
Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah pusat dan daerah untuk segera melakukan penegakan hukum, menghentikan aktivitas ilegal, dan memulihkan ekosistem Rawa Tripa secara menyeluruh. Tanpa tindakan cepat, kerusakan lingkungan akan terus berlanjut dan berdampak buruk pada kehidupan masyarakat Aceh serta keberlanjutan lingkungan.
