News
Kerusakan Tambak Aceh Utara Capai 10.660 Hektare, Kerugian Rp14 Miliar
10 Februari 2026 18:46
Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada 26 November 2035 menyebabkan ribuan hektare tambak udang dan bandeng rusak. Total luas tambak terdampak mencapai 10.660,78 hektare yang tersebar di 14 kecamatan, dengan estimasi kerugian ditaksir mencapai Rp14 miliar.
Kerusakan tambak tersebar di Kecamatan Nisam, Syamtalira Bayu, Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Baktiya, Baktiya Barat, Lhoksukon, Samudera, Syamtalira Aron, Tanah Pasir, Lapang, Muara Batu, Dewantara, hingga Sawang.
Dampak Kerusakan
- Luas tambak terdampak: 10.660,78 hektare
- Estimasi kerugian: Rp14 miliar
- Kecamatan terparah: Seunuddon (3.864,65 hektare, Rp5 miliar)
- Komoditas utama terdampak: Udang, bandeng, kerapu, kakap
Kategori Kerusakan
- Rusak ringan: 6.634,64 hektare
- Rusak sedang: 3.650,12 hektare
- Rusak berat: 369,78 hektare
- Rusak berat sekali: 6,24 hektare
Dampak Sosial dan Ekonomi
- Siklus produksi terganggu: Menurunnya produktivitas tambak secara drastis
- BBI Sawang: Kerugian sekitar Rp500 juta
- Petani tambak: Kerugian besar di beberapa kecamatan seperti Baktiya Barat dan Tanah Jambo Aye
Kerusakan tambak ini tidak hanya berdampak pada petani tambak, tetapi juga pada Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Sawang, yang menderita kerugian sekitar Rp500 juta. Dampak ini menunjukkan betapa pentingnya penanganan bencana dan dukungan pemerintah untuk memulihkan sektor tambak di Aceh Utara.
