Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Petani Aceh Besar Waspada Gagal Panen Akibat Ketergantungan Hujan

3 jam yang lalu

Petani di Gampong Maheng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar menghadapi tantangan utama akibat ketidakpastian cuaca. Ketergantungan pada curah hujan membuat lahan sawah tadah hujan rentan mengalami gagal panen, mengancam kebutuhan pangan daerah.

Nasri, seorang petani setempat, menyatakan bahwa hampir 98 persen masyarakat di wilayah tersebut bergantung pada pertanian. Tanpa pengelolaan air yang baik, sawah tadah hujan berpotensi gagal panen, meskipun luas lahan mencapai puluhan ribu hektare dengan produktivitas rata-rata 5–6 ton per hektare.

Tantangan dan Solusi

  • Ketergantungan pada hujan: Sistem tadah hujan membuat petani rentan terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu.
  • Pengelolaan air: Kerja sama antar petani dalam mengatur jadwal tanam dan distribusi air menjadi kunci keberhasilan.
  • Dukungan pemerintah: Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendorong program luas tambah tanam (LTT) dan optimalisasi lahan untuk mencapai swasembada pangan.

Potensi dan Harapan

  • Produktivitas lahan: Dengan pengelolaan yang tepat, sawah tadah hujan tetap dapat diandalkan sebagai sumber produksi pangan.
  • Sinergi antar pihak: Kolaborasi antara petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah daerah diharapkan dapat mengatasi tantangan yang ada.

Petani Aceh Besar optimis bahwa dengan upaya bersama, swasembada pangan dapat tercapai, menjaga ketahanan pangan daerah di tengah ketidakpastian cuaca.

Petani Aceh Besar Waspada Gagal Panen Akibat Ketergantungan Hujan