Kembalipendidikan

Guru Aceh Bukan Akar Masalah Pendidikan, Sistemik yang Perlu Diperbaiki

Penulis

kba.one

Tanggal

22 Feb 2026

Guru Aceh Bukan Akar Masalah Pendidikan, Sistemik yang Perlu Diperbaiki

Pendidikan Aceh sering kali disalahkan pada kualitas guru. Namun, persoalan pendidikan tidak sesederhana itu. Guru memang faktor kunci, tetapi sistem pendidikan yang menopangnya juga perlu diperiksa.

Ada beberapa persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian bersama:

  • Rekrutmen guru yang tidak sepenuhnya berbasis merit dan profesionalisme.
  • Asesmen Kompetensi Guru (AKG) yang sering kali hanya menjadi kewajiban administratif.
  • Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang kaku dan melahirkan tekanan tidak sehat.
  • Beban administrasi yang menyita waktu dan energi guru.
  • Perubahan kurikulum yang terlalu cepat dan tidak stabil.

Selain faktor guru, kondisi psikologis dan sosial siswa juga mempengaruhi kualitas pendidikan. Fasilitas sekolah yang kurang memadai juga menjadi kendala. Oleh karena itu, daripada menyalahkan guru, lebih produktif membangun narasi pemberdayaan guru dan memperbaiki sistem pendidikan secara menyeluruh.

Reformasi rekrutmen berbasis merit, asesmen dan pelatihan berbasis data, reformulasi skema TPG, penyederhanaan beban administrasi, dan stabilitas kurikulum perlu dilakukan. Pendidikan yang bermutu tidak lahir dari stigmatisasi, tetapi dari kebijakan yang konsisten, profesional, dan berpihak pada kualitas.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.