Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menilai usulan peningkatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh menjadi 2,5 persen tanpa batas waktu sebagai hal yang logis. Hal ini disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Baleg DPR RI di Banda Aceh, Kamis (16/4/2026), dalam rangka pembahasan perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).
Menurut Bob Hasan, kekhususan Aceh yang lahir dari MoU Helsinki memiliki dasar kuat sehingga wajar bila Dana Otsus Aceh diperkuat dan tidak dibatasi waktu. Ia menekankan bahwa pembahasan tidak hanya soal besaran dana, tetapi juga pola pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Poin-Poin Penting:
- Usulan Peningkatan Dana Otsus: Dari 2 persen menjadi 2,5 persen serta penghapusan batas waktu 20 tahun.
- Keberlanjutan dan Dampak: Setiap undang-undang harus dimaknai dari sisi keberlanjutan dan dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat Aceh.
- Optimisme Proses Legislasi: Bob Hasan optimistis proses legislasi dapat diselesaikan tahun ini, dengan draf usulan segera diserahkan ke pemerintah untuk dibahas lebih lanjut.
- Komitmen Pemerintah Pusat: Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa kekhususan Aceh tetap menjadi komitmen Pemerintah Pusat.
- Tujuan Utama Otsus: Mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh agar sejajar dengan daerah lain di Indonesia.
Pengelolaan Dana Otsus:
- Sumber Daya Alam: Pentingnya pengelolaan sumber daya alam.
- Pendidikan dan Kesehatan: Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan.
- Infrastruktur: Percepatan pembangunan infrastruktur.
Partisipasi Pemerintah Daerah:
Kehadiran para bupati dan wali kota dalam forum ini diapresiasi sebagai bentuk partisipasi penting dalam merumuskan kebijakan. Doli menekankan bahwa kunjungan Baleg ke Aceh bertujuan menyerap aspirasi langsung sebelum keputusan final diambil.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.