News
Kinerja SKPK Lhokseumawe Dinilai Monoton, Dampak PAD Terus Lesu
1 hari yang lalu
Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal H Isa, menilai kinerja Satuan Kerja Pengelola Keuangan (SKPK) di kota tersebut monoton dan kurang inovatif. Menurutnya, SKPK hanya mengikuti perintah atasan tanpa ada terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Faisal menyoroti kondisi keuangan daerah Lhokseumawe yang semakin tertekan sejak efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Ia berharap SKPK bisa lebih kreatif dalam menggali potensi PAD untuk mendukung pembangunan daerah.
Kritikan Terhadap Kinerja SKPK
- Kinerja monoton: SKPK dinilai hanya mengikuti perintah atasan tanpa inisiatif mandiri.
- Kurang terobosan: Tidak ada gebrakan untuk meningkatkan PAD dalam satu tahun terakhir.
- Dampak PAD: Pendapatan Asli Daerah terhambat akibat kurangnya inovasi dari SKPK.
Harapan untuk Sekda Lhokseumawe
Faisal juga mengkritik Sekda Lhokseumawe yang dianggap kurang memahami kondisi keuangan daerah. Ia berharap Sekda bisa lebih peka terhadap keadaan daerah dan mengerti komunikasi politik untuk mendorong perubahan yang signifikan.
"Sangat disayangkan ketika era pemerintahan baru yang ingin menggaungkan perubahan malah stagnan di tempat," tegas Faisal. Ia berharap Sekda dan SKPK segera menemukan formula untuk mendongkrak pendapatan daerah.
