Mahasiswi Pascasarjana IAIN Langsa, Miftahul Jannah, berhasil meraih nilai A dalam sidang munaqasyah tesis Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES). Sidang yang dipimpin oleh Prof Dr Iskandar Budiman MCL ini berlangsung pada Rabu (11/3/2026). Meski harus tinggal di tenda pengungsian sejak tiga bulan terakhir akibat banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang, Miftahul Jannah tidak menyerah untuk menyelesaikan pendidikannya.
Miftahul Jannah mempertahankan tesisnya dengan judul "Pemanfaatan Barang Gadai Perspektif Imam Syafi’i dan Hambali (Studi Kasus di Desa Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payet, Kabupaten Aceh Tamiang)". Para penguji memberikan apresiasi atas kegigihan Miftahul Jannah yang tetap fokus mempersiapkan diri meski hanya bermodalkan file tesis yang tersimpan di telepon genggam.
Kisah Inspiratif di Balik Tenda Pengungsian
- Nilai A: Miftahul Jannah berhasil meraih nilai A dalam sidang munaqasyah tesisnya.
- Tinggal di Tenda: Mahasiswi ini tinggal di tenda pengungsian bersama keluarganya sejak banjir bandang melanda Aceh Tamiang.
- File Tesis di Ponsel: File tesis yang tersimpan di ponsel menjadi penyelamat bagi Miftahul Jannah.
- Komitmen IAIN Langsa: IAIN Langsa berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa terdampak bencana.
Dr Muhammad Suhaili Sufyan, selaku pembimbing, menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan bisa tumbuh bahkan dari balik tenda pengungsian. Miftahul Jannah telah membuktikan bahwa dengan ketabahan, ketekunan, tekad, dan keberanian, mimpi harus tetap hidup meski berada di tengah ujian berat.
Kisah Miftahul Jannah menjadi inspirasi bahwa ilmu pengetahuan dapat tumbuh bahkan dari balik tenda pengungsian. IAIN Langsa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung mahasiswa terdampak bencana, baik melalui bantuan akademik maupun sosial, serta memastikan akses pendidikan berkualitas tetap terjaga meski dalam kondisi darurat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.