Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana mengkritik klaim Prabowo Subianto yang menyebut pemulihan pascabencana di Aceh hampir mencapai 100 persen. Menurut mereka, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Juru Bicara Koalisi, Alfian, menyatakan bahwa masih banyak warga yang tinggal di tenda pengungsian dan fasilitas umum seperti sekolah belum sepenuhnya pulih. Mereka juga menyoroti dugaan pengondisian saat kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang.
Kondisi Lapangan
- Banyak warga masih tinggal di tenda pengungsian
- Fasilitas umum seperti sekolah belum pulih
- Pembangunan hunian sementara (huntara) belum terealisasi
Desakan Koalisi
- Mendesak pemerintah menetapkan bencana ekologis di Sumatra sebagai bencana nasional
- Mengkritik kinerja Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
- Menilai pengawasan dari Satuan Tugas Pemantauan DPR RI belum optimal
Koalisi menegaskan bahwa klaim pemulihan hampir rampung bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan upaya membentuk opini publik yang tidak sejalan dengan kondisi di lapangan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
: Buruh Harian Aceh Barat Diamankan, Dugaan Pelecehan Anak 11 Tahun
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengamankan seorang pria berinisial EE (42), buruh harian lepas asal Kabupaten Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.