Anak-anak di Aceh terpaksa turun ke jalan untuk mengemis bukan karena pilihan pribadi, melainkan akibat tekanan ekonomi keluarga. Hal ini terungkap dalam diskusi yang digelar oleh Komunitas Ruang Lingkup di Balai Mangrove Park Lampulo, Banda Aceh, pada Minggu (20/4/2026).
Diskusi yang bertajuk "Peran Pemuda dalam Menjawab Isu Anak melalui Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan" ini dihadiri oleh lebih dari 60 pemuda Aceh, menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu sosial.
Poin Penting dari Diskusi:
- Tekanan Ekonomi: Anak-anak mengemis karena dorongan orang tua dan kondisi ekonomi keluarga yang mendesak.
- Kolaborasi Lintas Sektor: Narasumber, Michael Oktaviano, menekankan pentingnya kolaborasi untuk perlindungan anak.
- Partisipasi Pemuda: Kegiatan ini awalnya direncanakan untuk 30 peserta, tetapi partisipasi melebihi kuota, menunjukkan semangat pemuda Aceh.
- Pengembangan Kapasitas: Harir Rizky Tullah, Founder Ruang Lingkup, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan responsivitas pemuda Aceh.
Diskusi ini diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan kapasitas pemuda Aceh, baik dalam penguatan soft skill maupun dalam memahami isu-isu aktual di Aceh.
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

