Konflik antara manusia dan satwa liar di Aceh kembali menimbulkan korban jiwa. Seorang petani bernama Mussahar (53) meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar di kebunnya di Kampung Pantan Lah, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penanganan konflik satwa liar yang efektif.
Forum Daerah Aliran Sungai Krueng Peusangan (FDKP) mendesak Pemerintah Aceh untuk segera menerbitkan peraturan gubernur (pergub) sebagai turunan dari Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Satwa Liar. Qanun tersebut telah disahkan lebih dari lima tahun lalu, namun belum ada aturan turunannya yang diterbitkan.
Desakan Masyarakat
- Korban Jiwa: Mussahar (53) meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar di kebunnya.
- Desakan Pergub: FDKP mendesak pemerintah menerbitkan pergub turunan Qanun Pengelolaan Satwa Liar.
- Kritik terhadap Pemerintah: Pemerintah Aceh dinilai lambat dalam merespons masalah konflik satwa liar.
- Pentingnya Ekosistem: Konflik ini juga menyoroti pentingnya menjaga ekosistem dan sumber daya alam Aceh.
Tanggapan Pemerintah
Pemerintah Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dinilai tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani konflik satwa. Masyarakat sipil berulang kali mendorong lahirnya pergub turunan qanun tersebut, namun DLHK selalu menghindar dan absen dalam pembahasan.
Dampak Jangka Panjang
Konflik satwa liar tidak hanya berdampak pada kehidupan masyarakat, tetapi juga pada ekosistem dan sumber daya alam Aceh. Dengan adanya pergub, setiap warga yang meninggal dunia atau mengalami kecelakaan akibat konflik satwa wajib mendapatkan kompensasi atau skema asuransi dari pemerintah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.