News
Dua Rumah di Bireuen Terbakar, Pemkab Berikan Bantuan Masa Panik
24 Januari 2026 13:43
Dua rumah di Dusun Mesjid, Gampong Cot Bada Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, terbakar pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran ini menyebabkan kedua rumah beserta isinya ludes terbakar, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST, didampingi Kepala Dinas Sosial Ismunandar ST MT, menyerahkan bantuan masa panik kepada korban. Bantuan berupa beras, mie instan, kasur lipat, peralatan dapur, dan peralatan mandi diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warganya yang mengalami musibah.
Detail Korban dan Rumah Terbakar
- Rumah pertama milik Makhayiwah (70), seorang janda, yang ditempati bersama dua kepala keluarga lainnya, yaitu Saudah dan anaknya Fahmi (22), serta Fatwa Abdullah (35) beserta istrinya Hayatul Fitri (25) dan anaknya Hanafiah (7 bulan).
- Rumah kedua milik Munzir (40), seorang wiraswasta, yang ditempati bersama istri dan anaknya.
Rencana Pemkab Bireuen
- Bupati Bireuen menyatakan keprihatinan atas musibah kebakaran dan berupaya membantu membangun kembali rumah korban.
- Untuk rumah milik Makhayiwah, Pemkab Bireuen akan melihat skema penanganan dan mencari solusi terbaik, apakah bisa direhab total sehingga bisa ditempati lagi bersama.
- Untuk rumah milik Munzir, Pemkab Bireuen berencana memberikan rumah bantuan dari Baitul Mal atau Perkim dengan ukuran standar rumah bantuan tipe 36.
Kondisi Rumah Terbakar
- Rumah milik Makhayiwah berkonstruksi permanen dan lebih luas, ditempati oleh beberapa kepala keluarga.
- Rumah milik Munzir juga berkonstruksi permanen dan ditempati bersama istri dan anaknya.
Bantuan Masa Panik
- Berbagai jenis barang bantuan diberikan kepada korban, termasuk beras, mie instan, kasur lipat, peralatan dapur, dan peralatan mandi.
- Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warganya yang mengalami musibah.
Kesimpulan Pemkab Bireuen menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap warganya yang mengalami musibah kebakaran. Dengan memberikan bantuan masa panik dan berencana membantu pembangunan kembali rumah korban, diharapkan dapat meringankan beban yang dialami oleh korban.
