News
Pengungsi Banjir Bireuen Berharap Berbuka dengan Sirup dan Kacang Hijau
22 Februari 2026 08:57
Sebanyak 35 kepala keluarga di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen, masih menempati hunian darurat dari kayu dan triplek setelah banjir bandang yang melanda wilayah mereka pada akhir November 2025. Hunian darurat ini dibangun oleh lembaga sosial untuk menggantikan tenda darurat yang sebelumnya mereka tempati. Warga berharap mendapatkan bantuan makanan berbuka puasa seperti sirup dan kacang hijau untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.
Keuchik Alue Kuta, Habibullah, menyatakan bahwa banjir bandang telah menyebabkan 45 rumah hilang atau rusak berat. Dari jumlah tersebut, 35 kepala keluarga menempati hunian darurat, sementara 10 keluarga lainnya menumpang di rumah keluarga. Warga tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga sumber ekonomi seperti tambak dan peralatan melaut.
Kondisi Pengungsi
- 35 kepala keluarga menempati hunian darurat di kompleks Dayah Istiqamatuddin.
- 10 kepala keluarga menumpang di rumah keluarga.
- Warga berharap mendapatkan bantuan makanan berbuka puasa seperti sirup dan kacang hijau.
Dampak Banjir
- 45 rumah hilang atau rusak berat.
- Tambak dan peralatan melaut hancur, mengakibatkan kehilangan sumber ekonomi.
- Pembangunan hunian tetap akan segera dimulai untuk mengatasi masalah perumahan warga.
