Kembalilingkungan

Warga Aceh Barat Terus Bergantung Bantuan Pasca Banjir Bandang

Penulis

serambinews.com

Tanggal

22 Apr 2026

Warga Aceh Barat Terus Bergantung Bantuan Pasca Banjir Bandang

Banjir bandang yang melanda Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, pada 26 November 2025, masih meninggalkan dampak yang mendalam bagi warga setempat. Hingga kini, banyak keluarga yang masih bergantung pada bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara lahan pertanian dan rumah mereka rusak parah.

Kondisi memprihatinkan ini dirasakan oleh banyak warga, termasuk Vina (32), yang mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan hidup karena sawahnya rusak dan tidak bisa digarap lagi. Ia dan keluarga hanya bisa berharap pada bantuan dari pemerintah dan pihak terkait. Risni (32), korban lainnya, kehilangan seluruh harta benda saat banjir menerjang, dan kini tinggal di hunian sementara.

Dampak Banjir Bandang

  • 3 unit rumah hilang total, 4 rusak berat, dan 61 rumah terdampak lumpur dengan ketinggian rata-rata satu meter.
  • 50 hektare lahan sawah warga mengalami kerusakan, mempersulit pemulihan ekonomi masyarakat.
  • Fasilitas umum seperti kantor desa, TPA, sekolah dasar, jalan, jembatan gantung, dan jaringan irigasi juga rusak.

Harapan Warga

Warga berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian serius, terutama dalam pembangunan rumah dan pemulihan lahan pertanian. Keuchik Gampong Jambak, Lainiadi, menekankan bahwa kondisi ekonomi masyarakat menurun drastis akibat rusaknya lahan pertanian dan irigasi. Ia berharap pemerintah tidak menganggap daerah ini tidak terdampak bencana.

Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan pemerintah dan pihak terkait dalam pemulihan pasca-bencana, agar warga dapat kembali hidup secara layak dan mandiri.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.