Banjir yang melanda Desa Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggalkan duka mendalam bagi warga. Nilawati, seorang ibu yang menggendong bayinya, menangis saat menyampaikan keluhannya kepada anggota DPR RI. Ia mengaku rumahnya rusak parah akibat banjir, namun tidak pernah menerima bantuan apa pun.
Nilawati mengungkapkan kebingungannya melihat tetangga-tetangganya menerima bantuan, sementara dirinya tidak. Ia menduga namanya tidak tercatat sebagai penerima bantuan karena tidak sempat keluar rumah saat pendataan dilakukan.
Keluhan Warga
- Nilawati mengaku rumahnya rusak parah, namun tidak menerima bantuan.
- Ia menduga namanya tidak tercatat karena tidak hadir saat pendataan.
- Nida, warga lainnya, menyuarakan kegelisahan serupa.
Dampak Banjir
- Hampir seluruh harta benda Nilawati rusak akibat banjir.
- Kehidupan keluarganya menjadi sangat sulit.
- Warga merasa diperlakukan tidak adil dalam distribusi bantuan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.