Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Aceh Tamiang Resah, Rumah Perbaikan Mandiri Tak Dapat Bantuan Banjir

22 Januari 2026 19:43

Warga Aceh Tamiang yang menjadi korban banjir bandang pada November 2025 kini resah karena rumah yang telah mereka perbaiki secara mandiri terancam tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Metode pendataan yang dilakukan oleh tim verifikator dinilai tidak adil karena hanya melihat kondisi rumah saat ini, bukan kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir.

Ibrahim (45), warga Tanahterban, Karangbaru, Aceh Tamiang, mengungkapkan bahwa tim verifikator dari Kemendagri hanya melihat kondisi rumah yang sudah diperbaiki, seperti pintu, jendela, dan perabotan yang sudah lengkap. Akibatnya, rumah mereka dinyatakan tidak masuk dalam kategori yang telah ditentukan pemerintah untuk menerima bantuan.

Kondisi Warga Pasca Banjir

  • Banjir bandang yang melanda Dusun Setia pada 26 November 2025 meninggalkan kerusakan parah, dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter.
  • Warga terpaksa mengungsi ke tempat-tempat tinggi seperti GOR dan ruko-ruko, sementara rumah mereka terendam lumpur.
  • Untuk membersihkan rumah dan lingkungan, warga patungan mengumpulkan uang Rp 9 juta untuk menyewa alat berat dan truk.

Ketidakpuasan Warga

  • Warga merasa tidak adil karena usaha mereka membersihkan dan memperbaiki rumah justru membuat mereka tidak layak mendapatkan bantuan.
  • Salah satu petugas sempat menyebut bahwa warga seharusnya tidak membersihkan rumah terlebih dahulu, menunggu pendataan.
  • Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpuasan di kalangan korban banjir yang telah berusaha bangkit secara mandiri.

Dampak Jangka Panjang

  • Ketidakpastian bantuan dapat memperlambat pemulihan warga yang telah berusaha mandiri.
  • Ketidakpuasan warga dapat mempengaruhi stabilitas sosial di daerah tersebut.
  • Perlu evaluasi metode pendataan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan adil bagi semua korban banjir.

Warga Aceh Tamiang berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali metode pendataan dan memberikan bantuan yang layak bagi mereka yang telah berusaha bangkit dari bencana.

Warga Aceh Tamiang Resah, Rumah Perbaikan Mandiri Tak Dapat Bantuan Banjir