News
Warga Aceh Utara Rindu Buka Puasa Bersama di Masjid Pasca Banjir
4 jam yang lalu
Banjir yang melanda Dusun Tanah Merah, Aceh Utara, pada 26 November 2025 silam masih meninggalkan dampak yang mendalam bagi warga setempat. Masjid yang menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial masyarakat kini dalam kondisi rusak parah, dengan lantai keramik retak, plafon roboh, dan lumpur yang masih tersisa di beberapa bagian bangunan. Warga merindukan tradisi buka puasa bersama yang biasanya digelar di masjid, sebuah momen yang dianggap sebagai simbol persaudaraan dan penguat hati pasca musibah.
Tokoh masyarakat setempat, Tengku Amiruddin, melaporkan bahwa dari total 217 kepala keluarga (KK) di dusun tersebut, sebanyak 165 KK terdampak langsung banjir. Akses yang terbatas membuat pemulihan berjalan lambat, dan warga berharap ada perhatian dari pemerintah maupun para donatur yang bersedia mengadakan buka puasa bersama di dusun mereka, sekaligus membantu pemulihan masjid.
Kondisi Masjid Pasca Banjir
- Lantai keramik retak dan sebagian amblas akibat tanah yang tak lagi kokoh menahan beban bangunan saat diterjang banjir.
- Plafon roboh dan belum terganti karena keterbatasan dana serta material.
- Lumpur masih tersisa di bagian atas bangunan, termasuk di area plafon.
Harapan Warga
- Warga berharap ada perhatian dari pemerintah maupun para donatur yang bersedia mengadakan buka puasa bersama di dusun mereka.
- Tradisi buka puasa bersama dianggap sebagai simbol persaudaraan dan penguat hati pasca musibah.
- Buka puasa bersama juga menjadi ruang berbagi bagi anak-anak yatim dan keluarga korban banjir.
