Banjir yang melanda Kampung Seuneubok Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, meninggalkan dampak kesehatan bagi warga. Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Samudra (Unsam) Langsa turun tangan dengan mendistribusikan obat-obatan esensial sebagai upaya mitigasi pascabencana.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026) lalu. Tim yang dipimpin oleh Ismi Zatya, MPd, menyediakan obat penurun panas, obat flu dan batuk, obat diare, vitamin, serta perlengkapan kesehatan dasar lainnya. Distribusi dilakukan langsung kepada warga dengan pendampingan tenaga kesehatan setempat untuk memastikan obat diberikan sesuai kebutuhan.
Dampak Banjir terhadap Kesehatan Warga
- Risiko penyakit meningkat: Genangan air pascabanjir berpotensi menyebabkan penyakit seperti flu, batuk, gangguan kulit, dan diare.
- Obat esensial disalurkan: Tim Unsam menyediakan obat-obatan dasar untuk mengatasi masalah kesehatan yang umum terjadi pascabanjir.
- Pendampingan tenaga kesehatan: Proses distribusi obat didampingi oleh tenaga kesehatan setempat untuk memastikan penyaluran yang tepat.
Kontribusi Akademisi dalam Tanggap Darurat
- Pengalaman langsung mahasiswa: Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi situasi tanggap darurat bencana.
- Komitmen jangka panjang: Dosen dan mahasiswa Unsam berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Melalui inisiatif ini, diharapkan warga terdampak banjir dapat segera mendapatkan akses terhadap kebutuhan kesehatan dasar dan meminimalisir risiko penyakit pascabencana.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.