Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

140 Anak Bireuen Keracunan MBG, Mayoritas Sudah Pulang dan Stabil

2 hari yang lalu

Sebanyak 140 anak di Kabupaten Bireuen, Aceh, mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kasus ini terjadi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Simpang Mamplam dan Pandrah. Mayoritas pasien sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Gejala yang dialami para korban umumnya berupa muntah-muntah, pusing, dan diare. Meski jumlah kasus cukup besar, seluruh pasien tertangani dengan baik, dan sebagian besar kondisinya sudah membaik. Dugaan sementara, keracunan terjadi akibat makanan yang dibagikan tidak layak konsumsi atau terkontaminasi.

Penanganan dan Kondisi Pasien

  • Puskesmas Simpang Mamplam merawat 56 pasien, dengan 14 anak sudah dipulangkan.
  • Puskesmas Pandrah merawat 24 pasien, dan Puskesmas Samalanga merawat 24 pasien.
  • Puskesmas Jeunieb merawat 13 pasien, termasuk seorang guru MIN 33 Bireuen bernama Fitriani (43).
  • RSUD dr Fauziah Bireuen menerima 11 pasien, RS BMC Bireuen menerima 8 pasien, RS Jeumpa Hospital menerima 4 pasien, dan RSUD Pidie Jaya menerima 1 pasien.

Investigasi dan Langkah Selanjutnya

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bireuen, dr Irwan, memastikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kondisi pasien di seluruh fasilitas kesehatan. Hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti keracunan. Dengan penanganan yang intensif, diharapkan seluruh pasien segera pulih dan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

140 Anak Bireuen Keracunan MBG, Mayoritas Sudah Pulang dan Stabil
0123456789