News
Pemerintah Salurkan Rp 72,75 Miliar untuk Meugang Korban Banjir Aceh
2 jam yang lalu
Pemerintah pusat kembali menyalurkan bantuan kemasyarakatan presiden berupa dana pembelian sapi meugang bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut sudah disalurkan dengan mekanisme transfer dana ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) 19 kabupaten dan kota terdampak bencana di Aceh, Selasa (17/3/2026).
Total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk bantuan sapi meugang ini mencapai Rp 72,75 miliar. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung tradisi meugang sekaligus membantu pemulihan sosial masyarakat pascabencana.
Alokasi Bantuan per Kabupaten/Kota
- Aceh Utara: Rp 19,55 miliar (391 desa)
- Aceh Tamiang: Rp 10,5 miliar (210 desa)
- Aceh Tengah: Rp 8,05 miliar (161 desa)
- Aceh Timur: Rp 7,55 miliar (151 desa)
- Pidie Jaya: Rp 4,9 miliar (98 desa)
- Bener Meriah: Rp 4,55 miliar (91 desa)
- Gayo Lues: Rp 4,3 miliar (86 desa)
- Bireuen: Rp 2,25 miliar (45 desa)
- Aceh Tenggara: Rp 2,25 miliar (45 desa)
- Pidie: Rp 2 miliar (40 desa)
- Nagan Raya: Rp 1,45 miliar (29 desa)
- Aceh Barat: Rp 1 miliar (20 desa)
- Kota Subulussalam: Rp 1 miliar (20 desa)
- Aceh Singkil: Rp 1 miliar (20 desa)
- Kota Langsa: Rp 600 juta (12 desa)
- Kota Lhokseumawe: Rp 550 juta (11 desa)
- Aceh Besar: Rp 500 juta (10 desa)
- Aceh Selatan: Rp 500 juta (10 desa)
- Simeulue: Rp 250 juta (5 desa)
Setiap desa terdampak mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembelian sapi. Program ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga tradisi serta membantu pemulihan ekonomi warga yang terdampak bencana.
Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat nilai sosial dan budaya, serta meringankan beban masyarakat menjelang tradisi meugang. Program bantuan sapi meugang untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh ini sudah dua kali disalurkan, termasuk pada meugang menjelang Ramadhan.
