KembaliBerita

Bupati Abdya Lantik Pengurus MAA, Tekankan Adat dan Syariat sebagai Zat dengan Sifat

Ditulis oleh

ajnn.net

Tanggal

30 Januari 2026
Bupati Abdya Lantik Pengurus MAA, Tekankan Adat dan Syariat sebagai Zat dengan Sifat

Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, melantik kepengurusan Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Abdya periode 2026–2030 di lobi Kantor Bupati, Jumat, 30 Januari 2026. Dalam seremoni tersebut, Sabirin SY didapuk sebagai Ketua MAA Abdya, didampingi H. Darul Arkam sebagai Wakil Ketua.

Safaruddin menegaskan bahwa MAA memegang mandat besar sebagai penjaga moral dan peradaban di tengah gempuran zaman. Menurutnya, posisi lembaga adat di Aceh sangat strategis karena berkelindan langsung dengan identitas masyarakat.

Adat dan Syariat sebagai Zat dengan Sifat

Safaruddin menekankan bahwa adat Aceh memiliki keunikan karena tidak bisa dipisahkan dari napas keislaman. Ia mengutip amsal masyhur untuk menggambarkan hubungan tersebut.

"Hukom ngon adat, lagee zat ngon sifeut (Hukum dan adat bagaikan zat dengan sifatnya). Keduanya saling menguatkan dan melengkapi," ujar Safaruddin.

Harapan Bupati Safaruddin

Ia berharap MAA tidak terjebak dalam peran seremonial belaka, melainkan mampu menjadi rujukan bagi masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan kearifan lokal.

Langkah penguatan MAA ini juga menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Abdya melalui misi MALEM. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta pelaksanaan syariat Islam dalam seluruh sendi kehidupan masyarakat.

"Misi MALEM bukan slogan kosong. Ini adalah upaya membangun masyarakat yang berakhlak dengan menjadikan nilai Islam sebagai landasan, baik di lingkungan keluarga maupun pemerintahan," tuturnya.

Peran MAA sebagai Mitra Strategis

Pemerintah daerah menempatkan MAA sebagai mitra strategis untuk masuk ke ruang-ruang kultural yang mungkin sulit dijangkau secara formal. Hal ini mencakup resolusi konflik, pembinaan gampong dan edukasi generasi muda.

Safaruddin menutup arahannya dengan seruan kolaborasi. Ia meminta pengurus baru untuk segera bersinergi dengan ulama dan pemerintah daerah. "Jadilah penyejuk dan penengah yang arif di tengah masyarakat," pungkasnya.

Struktur Pengurus MAA Abdya 2026-2030

Untuk menjalankan mandat tersebut, Sabirin SY akan dibantu oleh lima bidang teknis, di antaranya:

#Aceh#Berita#Sosial
Bagikan

Baca Sumber Asli

Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

Kunjungi Website