Kembalipendidikan

5.040 Mahasiswa Aceh Pulihkan Ekonomi dan Lingkungan Pascabencana

Penulis

ajnn.net

Tanggal

27 Feb 2026

5.040 Mahasiswa Aceh Pulihkan Ekonomi dan Lingkungan Pascabencana

Lebih dari 5.000 mahasiswa dari 36 perguruan tinggi turun tangan untuk memulihkan Aceh pascabencana melalui Program Mahasiswa Berdampak. Program ini digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk mendukung pemulihan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat terdampak bencana.

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek, I Ketut Adnyana, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi agar lebih kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Mahasiswa dan pemerintah hadir bersama masyarakat untuk memberikan semangat dan optimisme bagi pemulihan.

Fokus Program

  • Penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, seperti pengembangan agroindustri dan hidroponik.
  • Penyediaan air bersih dan perbaikan sanitasi.
  • Penguatan ketahanan pangan dan dukungan pendidikan serta kesehatan.
  • Rehabilitasi lingkungan untuk memastikan keberlanjutan.

Kolaborasi Multipihak

Program ini melibatkan mahasiswa, dosen pendamping, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kepala Desa Kampung Dalam, Sukriya Sidiqi, mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang telah membantu mengatasi keterbatasan dalam pengelolaan ekonomi produktif dan akses sanitasi yang memadai.

Manfaat Jangka Panjang

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Mereka dapat mengasah kepemimpinan, empati sosial, dan kemampuan pemecahan masalah di lapangan. Dosen Pembimbing Utama Mahasiswa Berdampak, Supriyanto, berharap program ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu dan dapat bangkit kembali.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.