News
Nelayan Aceh Singkil Desak Tabayyun untuk APBK 2026 agar Layanan Publik Tak Terganggu
2 hari yang lalu
Gerakan Aliansi Nelayan Aceh Singkil (GANAS) meminta DPRK dan Bupati Aceh Singkil untuk melakukan tabayyun dalam rangka mencari solusi pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026. Tabayyun dianggap sebagai langkah penting untuk mencegah hoaks dan menjaga keharmonisan sosial di Aceh Singkil.
Keterlambatan pengesahan APBK 2026 berpotensi mengganggu pembayaran honor perangkat kampung, termasuk imam masjid dan guru ngaji, serta layanan kesehatan dan pendidikan. Ketua GANAS, Rahmi Yasir, menekankan pentingnya tabayyun untuk menghindari fitnah dan perpecahan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Dampak Keterlambatan APBK 2026
- Honor perangkat kampung seperti imam masjid dan guru ngaji tidak dapat dibayarkan.
- Layanan kesehatan dan pendidikan terancam terganggu.
- Keharmonisan sosial di Aceh Singkil dapat terganggu akibat konflik yang berkepanjangan.
Rahmi Yasir juga mendesak semua pihak untuk berlapang dada dan tidak memperkeruh suasana. Dia menilai bahwa konflik yang terus berlanjut akan merugikan masyarakat sebagai korban utama.
