Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Legislator Aceh Minta PLN Jaga Listrik Selama Ramadhan, Pasokan 57 MW

10 Februari 2026 18:58

Anggota DPRK Banda Aceh, Royes Ruslan, meminta PT PLN (Persero) agar tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan suci Ramadhan. Ia menekankan pentingnya kesiapan pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, khususnya saat sahur dan berbuka. Jika pun harus dilakukan perbaikan jaringan, Royes berharap PLN dapat mengantisipasinya sejak dini sehingga tidak berdampak pada aktivitas masyarakat.

Royes menegaskan bahwa pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas ibadah, tetapi juga berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha rumah tangga dan pedagang takjil.

Dampak Pemadaman Listrik

  • Gangguan ibadah: Pemadaman listrik dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
  • Dampak ekonomi: Pemadaman listrik berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha rumah tangga dan pedagang takjil.
  • Pasokan listrik: Sistem kelistrikan Banda Aceh saat ini ditopang daya sebesar 32 MW dari PLTD Lueng Bata, cadangan PLTD Lueng Bata, dan dukungan PLTD Krueng Raya.
  • Penguatan sistem: Penguatan sistem akan dilanjutkan melalui pengoperasian PLTD Ulee Kareng berkapasitas 25 MW, dengan total cadangan daya mencapai 57 MW.

Royes secara khusus meminta agar mesin pembangkit milik PLN Nusa Daya yang saat ini membantu operasional PLTD Krueng Raya tidak dipindahkan ke luar Aceh. Ia menegaskan bahwa ketersediaan listrik merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat, karena listrik tidak hanya sebagai penerang, tapi juga penggerak ekonomi.

Legislator Aceh Minta PLN Jaga Listrik Selama Ramadhan, Pasokan 57 MW
0123456789